Tentang Tulisan dan Musik menjadi satu

안녕하세요~
Don’t compare yourself with anyone in this world…if you do so, you are insulting yourself.- Bill Gates

kali ini saya akan menulis apa yang menjadi suatu hobby untuk saya sendiri.

Hobby saya bisa dibilang banyak, dari hal yang biasa dan hal yang menurut saya sendiri itu adalah hal yang sangat luar biasa. Dari olahraga hingga suatu hal yang menurut saya adalah hal yang paling mustahil untuk dijalankan. Menurut saya hal yang paling mustahil menurut saya adalah menulis.
Menulis merupakan suatu pekerjaan yang menurut saya adalah hal yang tidak paling berguna. Karena, sejak dari kecil, kita sudah melakukan hal tersebut. Jadi, pikir saya itu merupakan hal yang biasa saja. Tetapi, setelah beranjak remaja dan memasuki rana Sekolah Menengah Pertama (SMP), saya mulai tertarik dengan hal menulis. Berawal dari sebuah pelajaran, dimana kami para murid diperintahkan untuk menulis suatu puisi tentang pelajaran. "Yahh.... Puisi lg..... Buat apa ku kerjakan... kerjakan asal-asalan saja..." dalam pikirku. Saya masih ingat bahwa puisi yang tulis adalah tentang pelajaran sejarah. Namun, tiba-tiba, guru tersebut melihat tulisan saya dan berkata "Puisi kamu bagus... Bisa kamu tulis ulang dan tempel dibelakang kelas?" tanya nya. Saya hanya bisa mengangguk pelan tanpa berbicara.

Setelah masuk ke jenjang yang lebih tinggi, menulis merupakan impian terbesar saya. Karena dulu, tugas dan halang rintangan masih menahan saya untuk menulis. Namun, impian saya tersebut harus terhenti saat di SMA. Sibuk akan tugas dan lainnya membuat saya melupakan impian saya ini. Pada suatu saat, tiba-tiba saya menemukan cahaya yang lainnya. Yaitu musik. Menurut kalian, itu merupakan hal yang biasa. Tetapi, menurut saya, musik membantu saya untuk terus berjalan dalam jalan hidup yang telah Tuhan tentukan.

Terkadang dalam musik yang saya dengarkan, saya melihat beberapa teriakan para remaja dalam lirik-lirik lagu tersebut. Seperti, kesepian, kekosongan, patah hati, hilangnya suatu pengharapan dan lainnya. Sampai, saya termotivasi untuk menulis tulisan ini. Beberapa lirik ini yang sering saya temukan :
  1. This is the path I chose And even if all of this is a fate I made up. This is a sin I committed. Even if all the lives, are the price of my punishment... - BTS (You Never Walk Alone)
  2. Pain, but I won't let it turn into hate No, I won't let it change me. Never losing sight of the one I keep inside. Now, I know it. Yeah, I know it... - Shawn Mendes (Youth)
  3. The scenery during the a cold night I turned back to hide from my pity self... -BTS (Answer: Love Myself).

Beberapa dari lagu diatas, menunjukkan bahwa masih banyak remaja diluar sana yang masih mengalami kegelisahan dan kekhawatiran akan hidupnya sendiri. Maka dari itu, setidaknya kita harus minimal mengucap syukur kepada Tuhan. Setidaknya dengan bersyukur, kita sudah merasakan kelegaan yang sangat besar.


Hingga sekarang, saya bersyukur akhirnya impian terbesar saya terwujud. Saya akhirnya menulis dalam blog ini. Walaupun, tulisan ini singkat saya akan berusaha untuk menjadi lebih baik dan tetap menulis dalam blog ini.

Terima Kasih.

감사합니다~


*lyrics From:

Comments

  1. Saya baru membaca sekilas.. dari artikulasi dan pengajakan penulis untuk mengajak mengimajinasikan apa yang penulis lalui sampai ke pedoman penulis dalam kehidupannya, lanjutlah menulis!

    ReplyDelete
  2. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  3. Semoga impian untuk terus menulis ini bisa dikembangkan ke depannya

    ReplyDelete
  4. Nice,semoga mimin gak menyerah meraih impian

    ReplyDelete

Post a Comment